Teruntukmu, Sahabatku..

Teruntukmu, sahabatku
Kawan seperjuangan yang teramat jarang kusapa
yang katanya sedang galau sebagaimana manusia
yang hatinya dirundung sayu karena menunggu

Kudengar, engkau sedang menghilang,
menjauh dari tegur sapa orang-orang
atau dari silaturahmi yang warna-warni

Sebab apa? Apakah karena seorang yang kau ceritakan kepadaku tempo hari?

Sampai saja kutemui curahan hatimu tergeletak sepi, yang menggetarkan orang punya pemikiran dan hati

Engkau kecewa? Karena dia bercerita kepadamu tentang sebuah bintang hati yang disukainya sejak setahun lalu?

Sementara kamu menjadikannya bintang yang kau kagumi bertahun-tahun lamanya?

Dia bercerita, berpesan kepadaku untuk mengatakan ini
Janganlah berbeda kepadanya,
Dia menyayangimu sebagaimana kepada sahabat lainnya
Janganlah karena cinta, hilang ikatan bernama persahabatan,
Janganlah karena cinta, merenggang tali persaudaraan
Dia tak ingin kehilangan sahabat sebaikmu, andai kau tau, dia pernah kehilangan sahabat, dia tak ingin semua itu terulang kembali
Sebab baginya, sahabat adalah tempat berbagi manfaat

Tak perlu minta maaf, tak perlu merasa mengganggu satu sama lain
Hilangkanlah pikiran-pikiran tak baik itu, lanjutkanlah mimpi besarmu
Seka perasaan sedih itu jika ada, senyummu lebih dibutuhkan banyak orang di dunia
Bangkitlah dengan semangat,
jika kamu lupa bagaimana caranya bersemangat, coba ulangi hal-hal yang pernah kita lakukan sewaktu sekolah dasar dulu,
ketika salah satu guru melihat wajah kita mulai bosan karena pelajaran-pelajaran membingungkan, ia dengan lantang berkata "Tepuk Semangat!"
lalu kita lanjutkan dengan tepukan dan semangat yang sesungguhnya
Sangat sederhana, juga penuh makna

Dengarlah, Sahabatku..
Bahkan bintang tidak pernah sendirian,
Bulan tak selamanya muram
Percayalah, bahwa matahari akan selalu bersinar setiap hari

Berbahagialah, bagikan tawa canda kepada orang di sekitarmu
Cukuplah isak tangis saat kita masih bayi, saatnya lebih sering tersenyum daripada bersendu

Maaf aku tak mengerti bagaimana cara yang tepat menghiburmu,
Namun, kuharap ini cukup membantu,
Kudoakan dari sini agar kamu bersemangat selalu,
Kembalilah sebagaimana kamu, yang kukenal dermawan akan bahagia dan ceria
Jaga bahagia yang ada, dalam persahabatan dengannya, denganku, juga dengan mereka
Kembalilah dari persembunyian hati,
bangkitlah, karena memang sudah waktunya! :)

Post a Comment

4 Comments

  1. semoga Syatila tau bahwa ia tak sendiri.. :)

    ReplyDelete
  2. karna sebuah rasa, persahabatan merenggang, menjauh dr keramaian dunia.. pasti bukan itu yg diinginkan ☻

    ReplyDelete