Hai Sayang

Hai Sayang..

Coba tebak, sudah berapa lama aku tak menyapamu? Sebulan? Setahun? Seabad?
Ah, kamu salah.. cari terus jawabannya ya.. semangat!

Bolehkah aku bercerita sedikit? Tentu boleh kan? Terimakasih..
Tahukah kamu, aku sedang kasmaran?
Apakah dia cinta aku? Aku tak cukup yakin dia merasakan hal yang sama.

Dia berbeda? Pastinya, dia lebih spesial.
Dia adalah bagian dari kisah lamaku.
Jika kau bertanya apakah dia mantan pacarku? Bukan, sama sekali bukan. Dia orang baru..

Jangan kau tanya alasan mengapa aku tak mengatakan yang sejujurnya. Bukan aku tak cukup jantan, hatinya masih terisi hal yang lain.

Ini cinta dalam diam? Bisa jadi. Tapi ustadz bilang ‘kalau cinta jangan diam’.
Lalu aku harus apa? Baiknya begini saja.
Aku akan menyesal jika tak jujur? Kamu benar. Ada saatnya aku menyesali ini.

Akan ada waktu di mana aku berkata jujur, mungkin ketika dia rindu aku.
Lalu kapan dia rindu? Secepatnya. Semoga Saja.

Hai Sayang..
Maaf, aku harus mencari nafkah untukmu.. Menyibukkan diri seperti biasanya, nanti kita lanjut lagi ya..
Kapan? Bersabarlah sayang.. :)


Post a Comment

0 Comments