Hai Sayang #5

Hai Sayang..
Aku dalam perjalanan pulang. Angkotnya akan segera menyebrangi dua buah rel kereta di kawasan Bintaro.

Umurku 22 tahun sekarang. Jujur, seumur hidup aku belum pernah naik kereta sekalipun. Norak? Iya memang. Sudah, jangan tertawa.

Aku bukan ingin bercerita tentang kereta. Mengalihkan kamu bilang? Iya deh, demi kamu. Aku ngalah.

Oiya. Aku punya dua teman, mereka orang jauh. Sebut saja mereka, Fifi dan Putri. Mereka asli purwakarta, katanya.

Fifi adalah Mahasiswi UPI, kalau aku tak salah. Putri? Dia Mahasiswi UIN Bandung.
Bagaimana aku kenal? Dari mantan pacarnya temanku.

Mereka dua manusia unik sekaligus aneh. Mereka pendengar yang baik. Aku seringkali meminta pendapat pada mereka, blak-blakan. Tapi secara tak langsung, mereka yang mendukungku mewujudkan salah satu mimpiku.

Kami punya sebuah grup chat, namanya #ParaMantan. Aneh? Benar, yang kami bahas pun aneh. Membicarakan masalalu untuk ditertawakan. Menertawakan hidup ini.

Jika kamu punya teman, laki-laki, jomblo, dan sedang cari istri. Bilang padaku, nanti dia kukenalkan dengan mereka. Kebetulan, mereka juga jomblowati.

Memang aku belum dalam mengenal mereka. Aku tak peduli. Aku hanya peduli bahwa aku bersyukur, Allah menghendakiku dikelilingi orang-orang baik, seperti mereka. Allah pasti menyayangi mereka. Aamiin..

Katanya bulan ini mereka akan ke Jakarta. Insya Allah jadi. Tadinya aku ingin kamu kenal dengan mereka, sekadar silaturahmi, tapi apa kamu ada waktu? Kabari aku ya..

Siapapun di dunia ini, yang punya nama sama, Fifi dan Putri akan tersenyum ketika namanya kusebut di sini. Mereka ke-geer-an, bisa jadi. Haha.

Hai sayang..
Kamu lihat langit sore ini? Indah bukan? Keindahan dari Yang Maha Indah. Subhanallah. Indah betul ya?
Kamu dengar suara adzan?
Selamat maghrib sayang.. :)

Post a Comment

0 Comments